Simulasi pemetaan kompetensi dan kesiapan belajar untuk siswa kelas 6 SD yang akan masuk SMP. Hasilnya bukan sekadar skor: peta kekuatan, tiga prioritas belajar dengan bukti, program latihan 14 hari dengan soal langsung di aplikasi, dan panduan pendampingan untuk orang tua.
Ini bukan perlombaan. Tujuannya menemukan bagian yang sudah kuat dan bagian yang perlu dilatih.
Skor 68. Peringkat 12. Lalu apa? Orang tua menebak materi mana yang harus diulang, anak mengulang semuanya, dan dua minggu kemudian hasilnya sama.
Setelah 5 menit membaca laporan, orang tua bisa menjawab lima hal: apa kekuatan anak saya, apa tiga masalah terpenting, buktinya apa, apa yang harus kami lakukan besok, dan bagaimana kami tahu anak mengalami kemajuan.
Sampai tingkat subkompetensi: pecahan, perbandingan, geometri dan pengukuran, data, informasi tersurat, inferensi, ide pokok, makna kata, evaluasi teks, dan lainnya.
Konsep belum mantap, salah langkah, informasi terlewat, kesulitan menghubungkan, terburu-buru, yakin tapi keliru, benar tapi ragu, tekanan waktu. Setiap pola hanya muncul bila didukung minimal dua bukti.
Membandingkan seberapa yakin anak dengan ketepatan jawabannya. Anak yang "tahu tapi belum yakin" butuh pendampingan berbeda dari anak yang "yakin tapi perlu koreksi konsep".
Satu halaman: apa yang dilakukan sebelum, saat, dan setelah anak berlatih; kalimat yang membantu dan yang sebaiknya dihindari; tanda program berjalan baik.
Sampai 10 sesi tersimpan di perangkat. Tes singkat 20 soal untuk pemantauan lanjutan. Ekspor dan impor data secara manual.
Tidak ada akun, tidak ada pelacakan, tidak ada data yang dikirim ke server. Semua tersimpan di perangkat Anda dan dapat dihapus kapan saja.
Akses diberikan per keluarga dengan kode akses. Satu kode dapat dipakai di laptop, tablet, dan HP keluarga yang sama. Hubungi kami untuk mendapatkan kode, lalu masuk lewat tombol di bawah.